Rabu, 14 Februari 2018

Kamu punya beribu ruang yang mendekat kian hari.
Kamu bisa singgahi satu per satu.
Kamu bisa pula tinggalkan satu per satu.
Lalu apa kamu bahagia?



.....

Suatu hari saya masuk dalam lorong yang kotor.
Bertemu pemuda.
Dia tidak tinggi, tidak pula pendek.
Dia menyapa saya, mendekat, dan tersenyum.

Kamu bisa lihat mata tajamnya yang langsung menusuk tepat dijantungmu.
Kamu bisa lihat rahang besarnya yang gigih.
Atau kamu bisa lihat dagunya yang terbelah mempesona mata.

Pemuda itu dengan keras kepala membersihkan lorongnya.
Banyak jamur dilantainya, hingga kerak berlapis lapis menumpuk.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar