Alhamdulillah ini puisi pertama yang berhasil meraih juara 2 di Universitas Muhammadiyah Tangerang. Puisi dibuat pada saat acara dimulai, tema juga diberitahu saat acara akan dimulai. Puisi ini bertemakan Bahasa dan Budaya.
Kami akan Menggenapkan Janji
Hembuskan napas-napas kau disini---di negerimu
Dulu kau ingat?
Ah, tidak. Kau hanya mendengar
memperkuat indera pendengaran
lalu utopis perlahan menghampiri
Dimulai dari 17 Agustus 1945
Jati diri mulai menyeruak ingin di daulat
Kami Indonesia!
Berbahasa satu, bahasa Indonesia
Kami Indonesia!
Budaya bagai air putih teman minum obat, kau.
Dimulai dari 17 Agustus 1945
Jati diri mulai menyeruak ingin di daulat
Tengoklah Aceh kami sejenak
Gemulai penari diiringi syekh lantang
mengangkat kuduk ditangkap kornea
Saman, sayang.
Irian Jaya.
Tanah gembur, berladang emas.
Bahasa daerah ujung Indonesia
Indah berpeluruh jiwa.
Dimulai dari 17 Agustus 1945
Jati diri mulai menyeruak ingin di daulat
Kami sudah tak membawa kelewang
atau meneriakkan MERDEKA!!! sebelum berperang
Kala itu,
Saat sekutu memandang tetua kami
hanya embun yang menyeka kotoran pada dedaunan
kemudian, musnah.
Dimulai dari 17 Agustus 1945
Jati diri mulai menyeruak ingin di daulat
Di pundak kami
Di pundak Indonesia
Mengintegrasikan bahasa
Mengintergrasikan budaya
sebut saja,
Bhinneka Tunggal Ika
Rindu kami padamu negeri
dengan jiwa-jiwa berpelongok kosong
Kami ketuk
Bahasa dan budaya pengisinya
berkerangkeng masa jajahan
Dimulai dari 17 Agustus 1945
Kami pewaris
Kami akan menggenapkan janji.
Aulia Masita