Demi dewi malam yang pergi. Aku terduduk bersama gelap dan lara. Berkedok malaikat dan tersenyum manja. Mataku mulai berair-mungkin karena sudah larut. Jangan paksa aku mendengak bergelas-gelas kopi lagi. Mati muda bukan jalanku, Tuan!
Kelak kita sudah muak dengan debat bodoh sang waktu. Di tertawakan masalalu seakan tak mau belajar. Di hujati emosi tanpa pernah sadar kita mulai terluka. Tanpa sadar mulai terbukanya-kamu-aku-untuk saling mencari. Miris.
Pemberhentian terakhir adalah jalan yang perlahan aku mulai cari. Begitu juga kamu ?
***
***
***
***
***
Dan kehilangan perlahan pula menarik-narik kita.
Kelak kita sudah muak dengan debat bodoh sang waktu. Di tertawakan masalalu seakan tak mau belajar. Di hujati emosi tanpa pernah sadar kita mulai terluka. Tanpa sadar mulai terbukanya-kamu-aku-untuk saling mencari. Miris.
Pemberhentian terakhir adalah jalan yang perlahan aku mulai cari. Begitu juga kamu ?
***
***
***
***
***
Dan kehilangan perlahan pula menarik-narik kita.