Pagi yang tabu,
Maaf yang menjadi nadi.
Saya cari ribuan pintu yang menuju kamu. Saya telusuri lorong panjang setelahnya.
Ribuan kali saya kecewa. Saya salah. Berkali saya temui bayangan yang sekelebat pergi.
Bukan, bukan kamu.
Saya mencari kamu, tapi bukan kamu yang saya temui.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar